Economic Calendar

Wednesday, February 25, 2026

Powered by Google AI:

Berita ekonomi "Non-Farm Employment Change" dengan angka perkiraan 138.000 dan angka sebelumnya 228.000 pada tanggal 2 Mei 2025 pukul 19:30 WIB, memiliki dampak tinggi (High Impact) terhadap USD. Mari kita analisis:


Penjelasan:


  • Non-Farm Employment Change: Ini adalah indikator utama yang mengukur jumlah lapangan kerja baru yang tercipta di Amerika Serikat, tidak termasuk sektor pertanian. Angka ini mencerminkan kesehatan ekonomi AS.

  • Perkiraan (Forecast) 138.000 vs Angka Sebelumnya (Previous) 228.000: Perkiraan penambahan lapangan kerja jauh lebih rendah daripada angka bulan sebelumnya. Ini menunjukkan perlambatan pertumbuhan ekonomi AS. Penurunan sebesar 90.000 (228.000 - 138.000) merupakan penurunan yang signifikan dan berpotensi menimbulkan kekhawatiran.

Analisis Dampak terhadap USD:


Penurunan angka Non-Farm Employment Change di bawah ekspektasi cenderung melemahkan USD. Alasannya:


  • Kebijakan Moneter The Fed: The Federal Reserve (bank sentral AS) sangat memperhatikan data ketenagakerjaan. Jika pertumbuhan lapangan kerja melambat secara signifikan, ini menunjukkan bahwa ekonomi AS mungkin melemah dan inflasi mungkin terkendali. Hal ini dapat mendorong The Fed untuk mengurangi kebijakan moneter yang ketat (seperti menaikkan suku bunga), atau bahkan mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga. Penurunan suku bunga biasanya membuat USD kurang menarik bagi investor karena imbal hasil obligasi AS menjadi kurang kompetitif.

  • Sentimen Pasar: Berita ini dapat memicu sentimen negatif di pasar. Investor mungkin akan mengurangi investasi mereka di aset berdenominasi USD karena kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi AS yang lebih lambat. Hal ini akan menyebabkan permintaan USD menurun, dan nilai tukar USD melemah.

  • Kekhawatiran Resesi: Penurunan tajam dalam penciptaan lapangan kerja dapat memicu kekhawatiran akan resesi ekonomi. Resesi mengurangi daya beli dan investasi, yang selanjutnya dapat menekan nilai USD.

Kesimpulan:


Secara keseluruhan, berita ini cenderung negatif bagi USD. Meskipun dampak sebenarnya tergantung pada reaksi pasar dan faktor-faktor lain, penurunan signifikan dalam penciptaan lapangan kerja di bawah ekspektasi akan kemungkinan besar menyebabkan pelemahan nilai USD terhadap mata uang lainnya. Perlu diingat bahwa analisis ini berdasarkan informasi yang terbatas, dan faktor lain juga dapat mempengaruhi pergerakan nilai tukar USD.


Prediksi Dampak Terhadap Mata Uang Terkait

Berdasarkan narasi yang diberikan dan riset mendalam terkait reaksi pasar, berikut adalah analisisnya:

Analisis Non-Farm Employment Change (NFP) terhadap USD:
  • Alasan Utama (Fundamental & Sentimen) – Cenderung Melemahkan USD:
  • Perlambatan Ekonomi Signifikan: Penurunan perkiraan sebesar 90.000 (dari 228.000 ke 138.000) adalah indikasi kuat perlambatan pasar tenaga kerja AS. Ini memicu kekhawatiran tentang momentum pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, berpotensi menuju "hard landing" atau bahkan resesi.
  • Tekanan Kebijakan Moneter The Fed: Data ketenagakerjaan yang lemah secara signifikan akan meningkatkan probabilitas The Federal Reserve (The Fed) untuk menghentikan kebijakan pengetatan moneter, menunda kenaikan suku bunga lebih lanjut, atau bahkan mulai mempertimbangkan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat. Kebijakan moneter yang lebih dovish akan mengurangi daya tarik USD bagi investor.
  • Sentimen Pasar Negatif: Berita ini akan memicu sentimen "risk-off". Trader dan investor cenderung mengurangi eksposur mereka terhadap aset berdenominasi USD karena prospek ekonomi yang suram. Di media sosial dan forum trading, narasi akan didominasi oleh kekhawatiran resesi dan ekspektasi pemotongan suku bunga.
  • Kebiasaan Trader: Banyak trader akan memposisikan diri untuk menjual USD segera setelah data dirilis jika hasilnya sesuai atau lebih buruk dari perkiraan. Pergerakan momentum akan cenderung menekan USD.
  • Skenario Alternatif:
  • A. Hasil Aktual Jauh Lebih Buruk dari Perkiraan (< 138.000): Jika angka NFP aktual jauh di bawah 138.000 (misalnya 50.000-100.000), dampak pelemahan USD akan jauh lebih parah dan cepat. Ini akan memicu kekhawatiran resesi yang kuat dan spekulasi agresif terkait pemotongan suku bunga The Fed.
  • B. Hasil Aktual Sedikit Lebih Baik dari Perkiraan (misal 150.000-180.000), namun Masih di Bawah Sebelumnya: Dalam skenario ini, meskipun angka masih lebih rendah dari bulan sebelumnya, pasar mungkin melihatnya sebagai "tidak seburuk yang ditakutkan" atau "soft landing". Hal ini bisa memicu "short covering" atau *relief rally* jangka pendek pada USD. Trader yang sudah memposisikan diri untuk pelemahan ekstrem mungkin mengambil keuntungan. Namun, kekuatan ini kemungkinan tidak akan bertahan lama tanpa data pendukung lainnya yang lebih kuat.
  • C. Faktor Lain Mengintervensi: Meskipun NFP adalah data *High Impact*, reaksi pasar juga bisa dipengaruhi oleh data lain yang dirilis bersamaan (misalnya tingkat pengangguran, rata-rata upah per jam) atau perkembangan geopolitik/ekonomi global lainnya.

KEPUTUSAN: MELEMAH untuk MATA UANG TERKAIT (USD).