Economic Calendar

Wednesday, February 25, 2026

Powered by Google AI:

Tentu, mari kita bahas berita ekonomi "Retail Sales m/m" dengan detail:


---


Berita Ekonomi: Retail Sales m/m

  • Name: Retail Sales m/m
  • Currency: USD
  • Impact: High
  • Forecast: 0.4%
  • Previous: 0.6%
  • Time: 2025-11-25 20:30 WIB (Waktu Indonesia Barat)

---


#

Penjelasan Retail Sales m/m

Apa itu Retail Sales m/m?

Retail Sales (Penjualan Ritel) mengukur total nilai penjualan barang dan jasa di tingkat ritel, yang dikumpulkan dari survei toko dan pengecer. Angka "m/m" (month-over-month) berarti data ini membandingkan kinerja penjualan ritel dari bulan terbaru dengan bulan sebelumnya.


Mengapa Penting?

1. Indikator Utama Belanja Konsumen: Belanja konsumen adalah komponen terbesar dari PDB (Produk Domestik Bruto) Amerika Serikat, biasanya menyumbang sekitar dua pertiga dari total kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, penjualan ritel dianggap sebagai indikator vital bagi kesehatan ekonomi secara keseluruhan.

2. Cerminan Kepercayaan Konsumen: Peningkatan penjualan ritel seringkali menunjukkan bahwa konsumen merasa lebih percaya diri tentang kondisi ekonomi dan keuangan pribadi mereka, sehingga mereka lebih bersedia untuk berbelanja. Sebaliknya, penurunan bisa mengindikasikan kekhawatiran.

3. Pengaruh Kebijakan The Fed: Federal Reserve (Bank Sentral AS) memantau data penjualan ritel dengan cermat.

  • Penjualan kuat dapat menandakan ekonomi yang memanas dan potensi inflasi, mendorong The Fed untuk mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter (kenaikan suku bunga).
  • Penjualan lemah dapat mengindikasikan perlambatan ekonomi, mendorong The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter (penurunan suku bunga) untuk stimulasi.

#

Analisa Dampaknya Terhadap Mata Uang USD

Data yang Diberikan:

  • Previous (Sebelumnya): 0.6% (Ini adalah pertumbuhan penjualan ritel bulan sebelumnya).
  • Forecast (Perkiraan): 0.4% (Ini adalah ekspektasi pasar atau konsensus analis untuk pertumbuhan penjualan ritel bulan ini).

Perbandingan Awal:

Perkiraan (0.4%) lebih rendah dari angka sebelumnya (0.6%). Ini mengindikasikan bahwa pasar sudah memperkirakan adanya perlambatan dalam laju pertumbuhan penjualan ritel dari bulan sebelumnya.


Skenario Dampak Setelah Rilis Data Aktual:


1. Hasil Aktual > Perkiraan (Misalnya: 0.5%, 0.6%, 0.7% atau lebih tinggi)

  • Interpretasi: Penjualan ritel lebih kuat dari yang diantisipasi pasar. Ini menunjukkan bahwa konsumen AS membelanjakan uangnya lebih banyak dari dugaan, atau setidaknya tidak melambat sebanyak yang diperkirakan.
  • Dampak pada USD: Positif (Bullish).
  • Mengapa: Angka yang lebih tinggi dari perkiraan akan dipandang sebagai sinyal ekonomi AS yang lebih kuat dan tangguh. Ekonomi yang kuat dapat membuat The Fed lebih condong untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi atau bahkan mempertimbangkan kenaikan jika tekanan inflasi terlihat, yang akan menarik investor yang mencari imbal hasil lebih tinggi, sehingga meningkatkan permintaan USD.

2. Hasil Aktual < Perkiraan (Misalnya: 0.3%, 0.2%, 0.0% atau negatif)

  • Interpretasi: Penjualan ritel lebih lemah dari yang diperkirakan pasar. Ini mengindikasikan bahwa belanja konsumen melambat lebih cepat atau bahkan berkontraksi, menunjukkan potensi perlambatan ekonomi.
  • Dampak pada USD: Negatif (Bearish).
  • Mengapa: Angka yang lebih rendah dari perkiraan akan dipandang sebagai sinyal perlambatan ekonomi AS. Ini dapat mendorong The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter (pemotongan suku bunga) untuk menstimulasi ekonomi. Suku bunga yang lebih rendah membuat USD kurang menarik bagi investor, sehingga permintaannya menurun.

3. Hasil Aktual = Perkiraan (Yaitu: 0.4%)
  • Interpretasi: Penjualan ritel sesuai dengan ekspektasi pasar. Pasar telah memperhitungkan perlambatan laju pertumbuhan yang terjadi.
  • Dampak pada USD: Netral hingga Moderat.
  • Mengapa: Karena hasilnya sudah diperkirakan, pasar mungkin tidak bereaksi terlalu kuat. Namun, karena perkiraan 0.4% masih lebih rendah dari 0.6% sebelumnya, ini tetap mencerminkan tren perlambatan. Dalam jangka menengah, jika tren perlambatan ini berlanjut, sentimen terhadap USD bisa sedikit negatif, meskipun reaksi awal minim.

Faktor-faktor Tambahan yang Perlu Dipertimbangkan:
  • Retail Sales "Core": Beberapa analis juga sangat memperhatikan data "Core Retail Sales" yang mengecualikan penjualan mobil dan bensin karena volatilitasnya. Jika angka "core" berbeda signifikan dari angka utama, ini bisa memberikan gambaran yang lebih akurat tentang tren belanja konsumen yang mendasari.
  • Revisi Data Sebelumnya: Perhatikan apakah ada revisi signifikan pada angka bulan sebelumnya. Revisi ke atas dapat menunjukkan kekuatan tersembunyi, sementara revisi ke bawah dapat memperburuk kekhawatiran perlambatan.
  • Konteks Inflasi dan Suku Bunga: Dampak data ini akan sangat bergantung pada pandangan The Fed tentang inflasi dan arah kebijakan suku bunga saat itu. Jika inflasi tinggi dan data ritel kuat, The Fed mungkin menjadi lebih hawkish (cenderung menaikkan suku bunga). Jika inflasi terkendali dan data ritel lemah, The Fed mungkin lebih dovish (cenderung menurunkan suku bunga).
  • Data Ekonomi Lain: Pedagang juga akan melihat data lain seperti CPI (Indeks Harga Konsumen), PMI (Purchasing Managers' Index), dan Non-Farm Payrolls secara bersamaan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.

Kesimpulan:

Rilis data Retail Sales m/m memiliki dampak tinggi pada USD karena secara langsung mencerminkan kesehatan belanja konsumen dan, pada gilirannya, ekonomi AS secara keseluruhan. Dengan perkiraan yang lebih rendah dari angka sebelumnya, pasar sudah memperhitungkan perlambatan. Oleh karena itu, jika hasil aktual melampaui perkiraan, USD kemungkinan akan menguat tajam. Sebaliknya, jika hasilnya lebih lemah dari perkiraan, USD kemungkinan akan melemah signifikan. Pedagang harus bersiap untuk volatilitas tinggi di sekitar waktu rilis data ini.


Prediksi Dampak Terhadap USD

Berikut adalah analisa berdasarkan konteks dan pertimbangan mendalam:

Analisa Retail Sales m/m (USD)
  • Konteks Awal: Pasar sudah mengantisipasi perlambatan pertumbuhan penjualan ritel (Forecast: 0.4% vs Previous: 0.6%). Ini berarti ekspektasi dasar pasar terhadap ekonomi AS cenderung sedikit melambat.
  • Sentimen Pasar & Trader:
  • Ekspektasi Terpangkas: Karena angka perkiraan sudah lebih rendah dari sebelumnya, sebagian besar trader telah mengantisipasi dan mungkin sudah memposisikan diri untuk perlambatan.
  • "Higher for Longer" vs. "Rate Cut Hopes": Jika data menunjukkan perlambatan signifikan, sentimen akan beralih ke spekulasi pemotongan suku bunga The Fed lebih cepat, yang bearish untuk USD. Jika data kuat, sentimen "higher for longer" akan kembali, bullish untuk USD.
  • Sensitivitas: Mengingat dampak "High", volatilitas akan tinggi, terutama jika ada penyimpangan dari perkiraan. Trader akan sangat fokus pada elemen kejutan.
  • Skenario Dampak Potensial:
  • Skenario Utama (Aktual $le$ Perkiraan):
  • Alasan: Angka aktual yang lebih rendah atau bahkan sama dengan perkiraan 0.4% akan mengkonfirmasi perlambatan belanja konsumen yang sudah diantisipasi pasar (dari 0.6% ke 0.4%). Meskipun sudah "priced in" jika tepat 0.4%, narasi perlambatan tetap dominan. Jika lebih rendah dari 0.4%, itu menandakan perlambatan yang lebih parah dari dugaan.
  • Implikasi: Ini akan meningkatkan spekulasi bahwa The Fed mungkin perlu mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter (pemotongan suku bunga) lebih cepat untuk menstimulasi ekonomi yang melambat. Prospek suku bunga lebih rendah akan mengurangi daya tarik USD.
  • Sentimen Trader: Trader yang memposisikan diri untuk perlambatan akan mendapat konfirmasi, atau bahkan didorong untuk meningkatkan posisi short USD.
  • Skenario Alternatif (Aktual $>$ Perkiraan):
  • Alasan: Angka aktual yang lebih tinggi dari 0.4% (misalnya 0.5% atau 0.6%) akan menjadi kejutan positif. Ini menunjukkan ketahanan belanja konsumen yang tidak diperkirakan, atau perlambatan yang tidak separah yang diantisipasi.
  • Implikasi: Ekonomi AS terlihat lebih kuat, yang dapat mengurangi tekanan pada The Fed untuk memangkas suku bunga, atau bahkan memperkuat argumen "higher for longer". Ini akan meningkatkan daya tarik USD.
  • Sentimen Trader: Trader yang short USD akan terpaksa menutup posisi (short covering), dan posisi long USD akan meningkat.
  • Prediksi Kecenderungan:
Mengingat pasar sudah mengantisipasi perlambatan (forecast lebih rendah dari previous), untuk USD menguat signifikan, dibutuhkan *kejutan positif
  • yang kuat. Namun, jika angka aktual hanya memenuhi perkiraan (0.4%) atau bahkan lebih rendah, narasi perlambatan tetap berlaku atau bahkan memburuk. Dalam kondisi pasar saat ini di mana kekhawatiran resesi dan inflasi saling tarik-menarik, data belanja konsumen yang *tidak mengesankan* (yaitu, tidak mengalahkan perkiraan secara signifikan) cenderung lebih mudah untuk diinterpretasikan sebagai sinyal bearish bagi USD. Sentimen umum seringkali lebih cepat bereaksi negatif terhadap konfirmasi perlambatan daripada positif terhadap ketahanan yang "sudah diperkirakan" jika angkanya hanya sesuai ekspektasi.

KEPUTUSAN: MELEMAH untuk USD.