Economic Calendar

Wednesday, February 25, 2026

Powered by Google AI:

Berita ekonomi "Penjualan Ritel Inti m/m (Month-over-Month)" dengan dampak tinggi yang dijadwalkan tanggal 16 September 2025 pukul 19:30 WIB menunjukkan angka penjualan ritel inti di Amerika Serikat. Angka "m/m" menandakan perbandingan penjualan bulan ke bulan.


Penjelasan:


Penjualan ritel inti merupakan indikator penting kesehatan ekonomi AS. Ia mengukur penjualan barang-barang ritel non-otomotif, yang lebih mencerminkan belanja konsumen yang berkelanjutan dibandingkan dengan penjualan ritel total (yang mencakup barang-barang otomotif yang cenderung lebih fluktuatif). Data ini penting karena konsumsi rumah tangga merupakan pendorong utama ekonomi AS.


Forekast vs. Angka Sebelumnya:


  • Forekast: Pasar memperkirakan peningkatan penjualan ritel inti sebesar 0.4% dibandingkan bulan sebelumnya.
  • Angka Sebelumnya: Pada bulan sebelumnya, penjualan ritel inti meningkat sebesar 0.3%.

Artinya, pasar memprediksi peningkatan belanja konsumen yang sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan lalu.


Analisis Dampak terhadap USD:


Jika angka ritel inti yang rilis melebihi ekspektasi (di atas 0.4%), ini akan dianggap sebagai berita positif. Ini menunjukkan perekonomian AS lebih kuat dari yang diperkirakan, dan hal ini cenderung mendukung USD. Investor akan melihat ini sebagai sinyal bahwa The Federal Reserve (bank sentral AS) mungkin akan mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya tarik USD.


Sebaliknya, jika angka ritel inti lebih rendah dari ekspektasi (di bawah 0.4%), ini akan dianggap sebagai berita negatif. Ini mengindikasikan perlambatan ekonomi dan dapat menyebabkan pelemahan USD. Investor mungkin akan bereaksi dengan mengurangi posisi USD mereka karena potensi penurunan suku bunga oleh The Fed.


Jika angka ritel inti sesuai dengan ekspektasi (sekitar 0.4%), dampaknya terhadap USD kemungkinan akan minimal atau bersifat sementara. Pasar sudah memperhitungkan angka tersebut dalam prediksi mereka.


Kesimpulan:


Data penjualan ritel inti sangat berpengaruh terhadap USD. Pengumuman ini perlu dipantau dengan cermat, terutama dalam konteks kondisi ekonomi global dan kebijakan moneter The Federal Reserve. Pergerakan harga USD akan sangat bergantung pada seberapa besar selisih antara angka rilis aktual dan ekspektasi pasar. Reaksi pasar juga akan dipengaruhi oleh berita ekonomi lain yang dirilis secara bersamaan.


Prediksi Dampak Terhadap Mata Uang Terkait

Berdasarkan analisis mendalam yang mempertimbangkan sentimen pasar, perilaku trader, dan potensi rilis berita, berikut prediksinya:
  • Konteks Utama: Rilis data Penjualan Ritel Inti AS m/m, dengan ekspektasi kenaikan 0.4% (lebih tinggi dari 0.3% sebelumnya).
  • Alasan Utama (Fundamental & Sentimen):
  • Ekspektasi Positif Sudah Terpasang: Pasar sudah memperkirakan peningkatan. Ini berarti sebagian besar "berita baik" sudah diperhitungkan dalam harga USD sebelumnya (fenomena "buy the rumor").
  • Perilaku Trader (Sell the Fact): Jika angka yang dirilis hanya sesuai ekspektasi (sekitar 0.4%) atau sedikit di atasnya, banyak trader yang telah membuka posisi *long* USD sebelum rilis mungkin akan melakukan aksi ambil untung ("sell the fact"). Hal ini dapat menekan USD.
  • Sensitivitas Terhadap Kekecewaan: Mengingat ekspektasi positif, jika angka aktual lebih rendah dari 0.4% (bahkan hanya 0.3% atau di bawahnya), kekecewaan pasar akan signifikan. Hal ini akan memicu *selling* USD yang tajam, karena menunjukkan perlambatan belanja konsumen dan potensi sinyal dovish dari The Fed.
  • Kekhawatiran Inflasi/Suku Bunga: Diasumsikan pada September 2025, The Fed masih dalam mode "data-dependent" untuk mengelola inflasi. Data ritel yang *tidak sesuai* ekspektasi akan menambah tekanan pada narasi potensi penurunan suku bunga, sehingga melemahkan USD.
  • Skenario Alternatif:
  • Angka Jauh Melebihi Ekspektasi (misalnya, 0.6% atau lebih tinggi): Jika data rilis sangat kuat, ini akan menunjukkan kesehatan ekonomi AS yang luar biasa dan kemungkinan The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama atau bahkan menaikkan suku bunga. Dalam skenario ini, USD akan menguat tajam.
  • Angka Jauh di Bawah Ekspektasi (misalnya, 0.0% atau negatif): Ini akan mengindikasikan perlambatan ekonomi yang serius, memicu kekhawatiran resesi, dan akan mempercepat ekspektasi pemotongan suku bunga Fed. USD akan melemah sangat signifikan.
  • Kecenderungan Berdasarkan Sentimen/Perilaku Trader: Dengan ekspektasi yang sudah positif, ada risiko lebih tinggi terhadap aksi ambil untung atau kekecewaan jika hasilnya tidak spektakuler. Pasar cenderung membutuhkan *kejutan positif yang besar* untuk mempertahankan momentum penguatan, sedangkan ketidakmampuan untuk memenuhi ekspektasi atau bahkan sedikit meleset dapat memicu penjualan.

KEPUTUSAN: MELEMAH untuk MATA UANG TERKAIT.